Pengertian BIOS dan Cara Masuk BIOS

Pengertian BIOS dan Cara Masuk BIOS - BIOS (Basic Input/Output System) ialah sebuah program yang disisipkan dalam chip ROM motherboard, yang bekerja sendiri tanpa mesti mengerjakan program dari disk. BIOS bertugas mengecek semua perangkat keras komputer atau hardware yang terpasang sebelum masuk sistem operasi.

Lebih jelas nya seperti ini, sebelum komputermu masuk Windows , BIOS ini ngecek dulu seluruh komponen yang terpasang, apakah komponen (RAM, Drive, VGA, Processor, dll) berfungsi dengan baik dan telah terpasang dengan benar. jika sudah benar, maka proses akan dilanjutkan masuk ke sistem operasi.

Bagaimana Cara Kerja BIOS ?

Pada awalnya BIOS melakukan proses inisialisasi, dimana dalam proses itu user dapat melihat spesifikasi komputer seperti berapa jumlah memory, jenis dan kapasitas harddisk, informasi tentang kartu grafis dan lain-lain. Di samping itu, BIOS pun melakukan pemeriksaan terhadap device ROM lainnya, seperti harddisk dan melakukan pengetesan terhadap RAM.

Setelah seluruh pengetesan dan pemeriksaan terhadap perangkat keras komputer selesai, tahapan selanjutnya yang akan di lakukan BIOS ialah mencari tempat booting untuk memasuki sistem operasi yang sudah terinstall.

Baca juga : Cara Masuk BIOS di Laptop HP

Pengertian BIOS dan Cara Masuk BIOS



Pengertian BIOS

Cara Masuk BIOS


Karena vendor BIOS tidak Cuma satu, tentu cara masuk ke menu bios juga tidak sama, namun biasanya tombol yang sering digunakan untuk masuk bios ialah tombol Delete, F2 dan F12.

Kapan kamu harus menekan tombol nya biar masuk BIOS?

Saat kamu menyalakan komputer, layar komputer kamu akan muncul dengan tulisan putih dengan layar hitam/biru atau bahkan ada logo brand motherboard.

Nah pas tampilan tersebut kamu liat, biasanya ada tulisan Press F2 to Setup atau Press DELETE to Setup atau Press F12 to enter setup atau tulisan lainnya, disitulah kamu harus menekan tombol tersebut untuk masuk BIOS, jika kamu telat menekan tombol untuk masuk BIOS, jangan langsung merestart paksa komputer dengan menekan tombol power, itu bisa merusak komputer kamu. Tapi biarkan dulu masuk windows, baru restart lagi dan tekan tombol masuk BIOS.

Fungsi BIOS Pada Komputer


Salah satu tugas penting yang dilakukan oleh BIOS ialah mengontrol tahap awal proses startup sekaligus memeriksa bahwa sistem operasi benar-benar sudah dimuat ke dalam memory. Untuk lebih detailnya sebagai berikut :

1. Mengatur Konfigurasi Dasar pada Komputer
Umumnya, BIOS mengatur konfigurasi terhadap perangkat lain menurut kegunaannya masing-masing. Pengaturan konfigurasi ini seringkali dimanfaatkan oleh sejumlah orang khususnya gamer untuk menambah kinerja/ performa sebuah komputer atau yang sering disebut dengan overclocking.

2. Memberikan Informasi Dasar pada Komputer
Bertugas memberikan informasi dasar tentang bagaimana interaksi setiap perangkat urgen yang ada pada komputer seperti drive dan memory yang nantinya bertugas memuat sistem operasi.

Komponen-Komponen pada BIOS


Agar BIOS bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Maka diperlukan sejumlah komponen pendukung diantaranya :

1. Program BIOS Setup
Program ini berfungsi untuk mengolah konfigurasi komputer seperti hard disk, disk drive, manajemen daya, kinerja komputer, dan lain-lain sesuai kemauan pengguna.

2. Driver
Fungsi dari driver ini bertujuan untuk perangkat-perangkat keras komputer atau hardware seperti VGA, processor, Hardisk dan sejumlah perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16 bit yang merupakan keluarga dari DOS.

3. Program Bootstraper Utama
Program Bootstraper yang bertanggung jawab dalam proses booting ke dalam sistem operasi yang sudah kita install sebelumnya.

Bagian Bagian Menu BIOS


Apapun jenis BIOS yang dipakai, BIOS memiliki menu dan fungsi standar yang sama disetiap jenis BIOS, jika ada menu ekstra itu cuma fitur dari developer setiap main board.

1. Main
Pada dasarnya di menu ini mengandung informasi waktu sistem, Drive yang terpasang pada slot SATA (bukan USB). Tetapi tidak menutup kemungkina bisa jadi vendor mainboard meningkatkan tampilan informasi di menu ini.

2. Advanced
Berisi pengaturan komponen yang terpasang, Misalnya mengolah SATA mode ke IDE jika mau menginstall windows dengan drive SATA. menDisable Port yang terdapat di komputer dll. tinggal dibaca penjelasan disamping untuk masing-masing menu yang disorot.

3. Security
Nah di menu ini kamu dapat ngatur password . contohnya BIOS password dipakai untuk menyelamatkan settingan BIOS. HDD password bakal memproteksi harddisk,jadi setiap mau masuk ke sistem operasi nanti akan di minta password.

Hati-hati saat memberi password ke harddisk/SSD, buang password nya dulu sebelum kamu memindah drive ke komputer lain, karena drive gak akan kebaca sebelum dilepas password nya.

4. BOOT
Nah saat kamu ingin menginstal sistem operasi (OS). kamu perlu mengatur urutan booting di menu ini, contoh jika kamu ingin menginstal windows memakai flashdisk maka taruh flashdisk mu di urutan paling atas supaya komputer booting dari flashdisk, begitupula bila kamu memakai CD aturlah boot CDROM di urutan pertama.

Di sub ini seringkali ada tambahan menu boot mode dan firmware mode Bagi Firmware yang telah support UEFI.

5. Exit
setelah selesai mengatur BIOS pasti kamu ingin menyimpan nya, di tab ini terdapat menu untuk menyimpan nya tinggal pilih. atau kamu tidak yakin dengan perubahan yang sudah di buat, kamu dapat mengembalikan ke default di tab menu ini. untuk menyimpan dapat gunakan tombol F10 (Save and Exit)

Demikianlah artikel Pengertian BIOS dan Cara Masuk BIOS, semoga bermanfaat.

0 komentar